magentaindopack.com Banyak orang menganggantungkan nasib penjualan produk mereka dengan hanya berbekal kualitas produk saja. Namun, perlu kita ketahui bersama bahwasannya meningkatkan penjualan harus disertai dengan banyak faktor yang mendukung, penyebab suksesnya penjualan produk bukan hanya didasarkan pada ketertarikan masyarakat pada kualitas, melainkan juga faktor-faktor lain seperti rating produk maupun visual produk yang dapat menarik hati customer. Visual merupakan salah satu hal yang bisa menjadi kunci utama menarik minat customer pada produk. Untuk itu, kemasan yang menarik merupakan hal yang wajib dibuat oleh produsen.
Berikut beberapa value kemasan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan penjualan produk :
1. Segmentasi Pasar Melalui Ukuran dan Variasi Kemasan
Untuk meningkatkan penjualan, ada baiknya sebuah produk menyediakan variasi ukuran produk yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Dengan memberikan opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan konsumen, mereka akan merasa diperhatikan dengan baik. Apalagi soal harga, konsumen pasti punya kebutuhan yang berbeda antara satu dan yang lainnya. Contohnya, pada kemasan makanan ringan seperti snack, pasti terdapat beberapa varian seperti family pack, single pack, atau mini pack. Hal ini dapat muncul karena produsen peduli pada kebutuhan konsumen yang berbeda-beda.
2. Membangun Kepercayaan dan Persepsi Kualitas
Konsumen pasti memastikan apa yang Ia beli dan gunakan aman dan berkualitas. Persepsi bagus atau tidaknya kualitas produk biasanya dimulai dari packaging. Packaging menjadi canvas visual yang penting karena dapat merepresentasikan eksklusivitas atau keunikan produk, mulai dari warna, material, maupun teknik cetak yang dipilih. Bayangkan jika terdapat produk dengan material yang tidak standar, mudah rusak, warna tidak menarik, tidak informatif, serta memiliki tampilan “seadanya”, pasti tampilan produk seperti itu tidak akan membuat konsumen tertarik membeli. Sebaliknya, jika kemasan memiliki material yang kokoh, memiliki kesan eksklusif, menunjukkan informasi produk secara detail, pasti produk tersebut akan cenderung dipilih customer karena produk dengan visual menarik dan informatif memberikan persepsi kualitas yang bagus, sehingga dapat menaikkan nilai produk di mata customer.
3. Fungsionalitas sebagai Nilai Tambah
Selain visual yang menunjang estetika, fungsionalitas kemasan menjadi salah satu hal yang harus dipertimbangkan dalam membuat kemasan. Contohnya, kemasan yang memiliki fitur zipper (risleting) untuk membuka tutup makanan agar tidak terkena debu dan udara terus menerus, atau bentuk kemasan ukuran pocket yang bisa dibawa kemana-mana menjadikan produk menjadi lebih fungsional. Kepuasan akan kemudahan ini akan membawa pengaruh besar terhadap loyalitas penggan yang akan berujung pada keputusan penjualan yang meningkat dan berkelanjutan.
4. Transparansi dan Komunikasi Informasi
Produk dengan informasi yang lengkap dan dapat menunjukkan legalitasnya seperti label halal, izin BPOM, tanggal kedaluwarsa, dan informasi nilai gizi dengan jelas akan memberikan rasa aman kepada konsumen. Informasi adalah kekuatan dalam branding, sehingga informasi tersebut sangat berguna untuk menambah value product. Selain itu, produk-produk yang memiliki fitur seperti jendela transparan (window) dapat memudahkan konsumen melihat visual dalam produk sehingga lebih menarik. Hal ini karena konsumen dapat melijat bentuk, tekstur, dan kondisi produk secara riil.
5. Pengaruh Psikologi Warna dan Branding
Setiap warna memiliki efek psikologinya masing-masing. Dengan warna, kita dapat mempresentasikan kesan yang akan kita tunjukkan pada produk. Contohnya, warna hijau memberikan kesan kesegaran, kehidupan, dan organik. Warna biru memberikan kesan luas dan tenang. Warna merah melambangkan kesan berani, pedas, panas, penting, dan masih banyak lainnya. Anda harus mengenali konsumen dan produk Anda secara cermat agar dapat menentukan warna yang paling sesuai untuk menunjang visual produk Anda.
6. Efisiensi Logistik dan Keamanan Distribusi
Untuk menjaga kemasan tetap dalam bentuk yang sempurna, aspek pengiriman tentunya harus dipertimbangkan. Jangan sampai kemasan hasil cetak sudah dalam hasil yang memuaskan, namun pada saat distribusi, kemasan terbentur dan terkena tekanan yang menyebabkan bentuknya menjadi rusak dan tidak estetik lagi. Kerusakan atau kecacatan dalam kemasan dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Selain itu, citra negatif akan kurangnya pengawasan pada proses produksi akan menjadi poin yang di-highlight dalam faktor-faktor keputusan pembelian. Perlunya pengawasan yang ketat dalam distribusi dapat membantu menjaga kualitas produk hingga sampai ke tangan konsumen.
Mitra Cetak Kemasan
Perlunya memilih mitra cetak kemasan yang peduli pada aspek-aspek di atas adalah penting. Magenta Indopack merupakan salah satu mitra cetak kemasan yang mempertimbangkan value kemasan dari mulai desain, pemilihan warna, hingga distribusi. Magenta Indopack sudah membantu banyak Mitra untuk membuat packaging dengan jenis, ukuran, dan fungsi yang beraneka ragam. Anda bisa percayakan segala kebutuhan kemasan Anda di Magenta Indopack karena kami selalu mengedepankan kualitas dan kepuasan konsumen. Kami berkomitmen untuk selalu menjaga kualitas packaging yang diproduksi agar selalu dalam kualitas terbaik dari awal produksi hingga sampai ke tangan konsumen.
Kesimpulan
Kemasan produk tidak dapat dipandang sebelah mata. Ia adalah kombinasi antara seni visual, psikologi konsumen, dan teknologi perlindungan produk. Dengan berinvestasi pada waktu dan biaya pada cetak kemasan yang berkualitas, Anda tidak hanya berkontribusi untuk melindungi produk, tetapi juga membangun identitas kuat yang mampu meningkatkan penjualan.
Kontak : https://bit.ly/AdminMagentaIndopack
Website : https://magentaindopack.com/
Instagram : https://www.instagram.com/magentaindopack/
Tiktok : https://www.tiktok.com/@magentaindopack
Facebook : https://www.facebook.com/magentaindopack/
Youtube : https://www.youtube.com/@magentaindopack
