magentaindopack.com Strudel Jogja merupakan brand pastry asal Jogja yang berspesialisasi pada olahan roti strudel. Perjalanan Brand Strudel Jogja membangun bisnis pastry ini berawal dari eksperimen kecil di dapur rumah. Perjalanan tersebut tidak disangka membawa bisnis ini melangkah lebih jauh hingga kini memiliki 2 cabang di Jogja!
Strudel Jogja Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan dengan Packaging
Packaging produk kini bukan lagi sekadar pembungkus makanan. Dalam bisnis kuliner modern, packaging menjadi bagian penting dari branding, promosi, dan cara meningkatkan kepercayaan pelanggan. Hal inilah yang dirasakan oleh Sartika Sari atau yang akrab dipanggil Tika, owner Strudel Jogja, sebuah bisnis pastry dan brownies asal Yogyakarta yang berkembang melalui kualitas produk dan desain kemasan yang profesional.
Strudel Jogja berdiri sejak tahun 2022 dan berfokus pada produk pastry, strudel, serta brownies dengan berbagai varian rasa. Produk strudel yang dibuat memiliki tekstur berlapis, renyah, dan dibuat dengan cita rasa yang disesuaikan dengan selera konsumen di Yogyakarta.
Saat ini, Strudel Jogja terus berkembang sebagai salah satu bisnis kuliner lokal yang mengutamakan kualitas produk dan tampilan kemasan makanan yang menarik.
Bisnis Kuliner yang Berawal dari Iseng dan Hobi Memasak
Menariknya, bisnis Strudel Jogja ini berawal dari pengalaman pribadi saat Tika sedang hamil trimester tiga. Saat itu ia mengaku sering ingin makan bolen atau strudel, namun kesulitan menemukan produk yang sesuai selera di Yogyakarta.
“Waktu hamil saya jadi hobi baking hampir setiap hari. Mulai dari bikin roti, gorengan, sampai mencoba berbagai resep lain,” ujarnya.
Awalnya Tika mencoba membuat bolen, tetapi hasilnya gagal dan teksturnya terlalu keras. Tidak menyerah, keesokan harinya ia kembali mencoba membuat versi strudel. Dari percobaan itulah ia menemukan rasa yang menurutnya berbeda dan lebih enak. Sebelumnya, hampir setiap makanan yang dibuat selalu mendapat komentar dari sang suami bahwa produknya belum cukup layak untuk dijual. Namun ketika mencoba strudel buatannya, sang suami justru memberikan respons berbeda.
“Ini enak, Bu. Kayaknya kalau dijual bisa besar dan banyak yang suka,” kata suaminya saat itu.
Dari situlah Strudel Jogja mulai berjalan. Awalnya penjualan dilakukan dengan sistem open pre-order yang dibuka seminggu satu hingga dua kali. Seiring waktu, jumlah pelanggan bertambah dan produk mulai dikenal lebih luas.
Lebih Percaya Diri Jualan Strudel Jogja dengan Packaging yang Menarik
Di tengah perkembangan bisnisnya, Tika menyadari bahwa kualitas rasa saja belum cukup untuk memenangkan pasar. Packaging makanan memiliki peran penting dalam membangun citra brand, meningkatkan daya tarik produk, dan menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik.
Menurutnya, desain packaging kini bukan hanya berfungsi sebagai pembungkus produk, tetapi juga menjadi media promosi yang membantu memperkuat identitas brand di mata pelanggan. “Di packaging kita bisa berkarya, bisa menentukan desain seperti apa yang ingin dibuat. Jadi sebenarnya packaging itu banyak manfaatnya buat kami,” jelasnya. Ia juga merasa lebih percaya diri ketika menjual produk dengan tampilan kemasan yang lebih profesional.
“Kami lebih pede menjual sesuatu ketika dibawa orang kelihatan lebih bagus,” tambahnya.
Kemasan Box dan Standing Pouch Custom Meningkatkan Branding Produk
Dalam proses pengembangan packaging custom, Strudel Jogja bekerja sama dengan Magenta Indopack untuk membuat box dan standing pouch yang sesuai dengan kebutuhan produk dan branding mereka. Pemilihan kemasan box dan standing pouch dilakukan untuk memberikan tampilan yang lebih premium sekaligus menjaga kualitas produk tetap baik saat diterima pelanggan.
“Ternyata pas kita cobain di Magenta Indopack hasilnya baik. Makanya kemarin kami repeat order,” ujarnya.
Perjalanan Strudel Jogja menunjukkan bahwa bisnis kuliner bisa berkembang dari pengalaman sederhana sehari-hari. Namun untuk bertahan dan tumbuh di tengah persaingan, diperlukan konsistensi dalam kualitas produk, strategi branding, serta penggunaan packaging makanan yang profesional dan menarik.
Bagi pelaku usaha kuliner, packaging makanan bukan hanya soal membungkus produk. Packaging adalah bagian dari strategi branding, pengalaman pelanggan, serta media komunikasi visual yang membantu produk terlihat lebih premium dan terpercaya. Dengan desain kemasan yang tepat, bisnis makanan dapat meningkatkan nilai produk sekaligus memperkuat identitas brand di pasar.